




April 2012 (2)
February 2012 (1)
January 2012 (1)
December 2011 (3)
November 2011 (10)
October 2011 (14)






Pengunjung hari ini : 21
Total pengunjung : 3914
Hits hari ini : 50
Total Hits : 14451
Pengunjung Online: 5
Beranda » Linux » Syntax Dasar di Terminal Ubuntu
Rabu, 30 November 2011 - 13:43:02 WIB
Syntax Dasar di Terminal Ubuntu
Diposting oleh : Anjar Pinem | Yaspis Web
Kategori: Linux
- Dibaca: 115 kali
Mount file ISO
$ mkdir /mnt/cdimage
$ mount -o loop -t iso9660 cdimage.iso /mnt/cdimage/
Buka tutup tray CD-ROM (lewat Terminal!)
$ eject
$ eject -t
Ekstrak tar.gz
$ tar xvfz package.tar.gz
Compile source code
$ ./configure
$ make
$ make install
Lihat temperatur dan baterai
$ cat /proc/acpi/thermal_zone/THRM/temperature
$ cat /proc/acpi/battery/BAT1/state
Lihat video di terminal (framebuffer) fullscreen
$ mplayer -vo fbdev -fs -zoom -xy [maxwidth] [filename]
contoh:
$ mplayer -vo fbdev -fs -zoom -xy 800 movie.mp4
Matiin komputer
$ poweroff
$ init 0
Menggabungkan split file (bagi yang sering download file-file besar)
$ cat file.7z.001 file.7z.002 file.7z.003 > file.7z
List dependensi package untuk didownload (instalasi offline)
Di komputer rumah (koneksi internet lambat):
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get –print -uris –yes install [package_name] | grep ^\’ | cut -d \’ -f 2 > download.txt
Di warnet/kampus (koneksi internet cepat) download semua package:
$ wget –input-file download.txt
Install semua package .deb
$ sudo dpkg -i *.deb
Menampilkan opsi yang aktif pada file konfigurasi
$ egrep -v ‘#|^ *$’ [filename]
Convert semua file .mp4 ke .ogg
$ for filename in *.mp4; doÂ
>Â Â nice mplayer -ao pcm “$filename” -ao pcm:file=”$filename.wav” && \
>Â Â nice oggenc -q5 “$filename.wav” -o “$(basename “$filename” .mp4).ogg”
>Â Â rm “$filename.wav”
> done
One-liner version:
$ for filename in *.mp4; do nice mplayer
-ao pcm “$filename” -ao pcm:file=”$filename.wav” && nice oggenc
-q5 “$filename.wav” -o “$(basename “$filename” .mp4).ogg”; rm
“$filename.wav”; done
Split file
# split -d -a 3 -b [bytes][k|m] [filename] [filename]
versi long-option-nya (supaya human-readable):
# split –numeric-suffixes –suffix-length=3 –bytes=[bytes][k|m] [filename] [filename]
cth:
# split -d -a 3 -b 100m cdimage.iso cdimage.iso
–> Split file cdimage.iso tiap 100MB, akan menghasilkan file split: cdimage.iso.000, cdimage.iso.001, dst..
Shutdown timer
# sleep 1h; poweroff
–> Setelah 1 jam, komputer akan mati. Yang ini sering banget digunakan pas malam hari
MD5-sum + check
# md5sum * > md5sums.txt
# md5sum –check md5sums.txt
MD5-sum penting untuk mengecek keutuhan file hasil download, terutama file .iso sebelum diburning.
Juga kalau kalian upload program ke Internet, pasti ditanyain md5sum-nya berapa.
Perintah yang atas akan menggenerate md5sum untuk semua file di direktori tsb dan disimpan ke file md5sums.txt.
Perintah yang bawah akan mengecek kembali, jika outputnya OK semua berarti filenya tidak berubah.
Matikan proses dengan menggunakan nama proses
# kill $(pidof [nama_proses])
cth:
kalau Firefox hang, ketik aja:
# kill $(pidof firefox)
Reset terminal
# reset
# clear
Kalau terminal udah ruwet, ketik aja perintah di atas
Kalkulator sederhana
# expr [ekspresi_yang_ingin_dievaluasi]
cth.
# expr 5 + 2
10
# expr 3 \* 4
12
Just for fun
# apt-get moo (Have you mooed today?)
# cal -3
# banner (catatan: sebelumnya maximize dulu jendela terminal)
# factor [integer]
remote shell
$ ssh [IP_target] -l [nama_user]
unzip file ke dir tertentu (banyak yg pake zip juga slain tar)
$ unzip [nama_file] -d [direktori yg dituju]
remote ftp
$ ftp [target]
nambah resolusi komputer (khusus kompi jadul)
$ xrandr –newmode “1024×768_60.00″ 63.50 1024 1072 1176 1328 768 771 775 798 -hsync +vsync
$ xrandr –addmode VGA 1024×768_60.00
$ xrandr –output VGA –mode 1024×768_60.00
backup DB mysql
$ mysqldump -u[nama_user] -p –routines nama_db | bzip2 -c > nama_db.sql.bz2
restore DB mysql
$ bunzip2 < nama_zipnya.sql.bz2 | mysql -u nama_user -p nama_db
generate SSL
$ openssl req -new -newkey rsa:1024 -days 365 -nodes -x509 -keyout www.example.com.pem -out www.example.com.pem
edit permission
$ chmod 777 -Rf [target]
delete paksa
$ rm -Rf [target]
ganti direktori
$ cd ..
$ cd destination_directory
ngeliat processid dari aplikasi yang sedang jalan
$ sudo ps -e
matiin aplikasi yang diinginkan
$ kill [id proses dari aplikasi yang mau dibantai]
nyari tau ip public kita
$ echo $(lynx -dump http://www.sputnick-area.net/ip)
ngerekam desktop
$ ffmpeg -f x11grab -s wxga -r 25 -i :0.0 -sameq desktop.mpeg
Fun
$ man bash ->bwt buka manual
$ who ->bwt liat yang sedang logged ke system
$ ping -c [number] [Ip destination]–>kalo lagi ngenet
$ which bash > myScript.sh
$ vi myScript.sh (edit2)
$ chmod a+x myScript.sh
$ ./myScript.sh
1. Keluar dari Terminal dengan Cepat
Anda dapat keluar dari terminal dengan cepat menggunakan CTRL+D
2. Menghapus Perintah Baris yang Panjang
Misalkan Anda terlanjur mengetikkan perintah yang cukup panjang, maka Anda dapat menghapusnya seketika menggunakan CTRL+U Tidak perlu menekan backspace atau del lagi.
3. Jalan Pintas untuk Membuat Direktori
Akan membuat seluruh direktori yang diperlukan bahkan ketika direktori tersebut tidak tersedia. Jadi mengapa membuang waktu dengan memberikan perintah rumit seperti ini:
Gunakan $mkdir -p
4. Mengeksekusi Perintah Terakhir yang Dijalankan
Akan menjalankan perintah terakhir yang telah Anda gunakan.
5. Mengeksekusi Perintah Terakhir dengan Awalan Karakter
Jika Anda ingin menjalankan perintah dari Command History Anda dengan
menggunakan awalan sebuah karakter, misalnya huruf c, maka perintahnya:
Akan memanggil perintah terakhir dengan awalan c.
6. Menjalankan Perintah secara Berulang dan Menampilkan Hasilnya
Perintah watch akan menjalankan
perintah secara berulang, dan menghasilkan output. Output yang
dihasilkan akan ditampilkan bergantian interval waktu. Secara default,
interval waktu yang digunakan adalah 2 detik. watch hampir sama dengan tail. Misalkan:
Baris di atas akan menghasilkan output berupa daftar file di current directory Anda dan akan menandainya setiap ada perubahan yang terjadi.
7. Berpindah ke Direktori Tempat Anda Berada Terakhir
Untuk beralih ke direktori tempat Anda bernavigasi paling akhir gunakan cd -
8. Menyimpan File dengan Cepat pada Teks Editor Vi/Vim
Apabila Anda sedang terburu-buru, Anda dapat menyimpan file yang telah Anda tulis di vi dengan masuk ke mode normal (keluar dari mode insert dengan Esc), kemudian Anda tekan shift bersamaan dengan menekan z dua kali.
9. Menemukan PID dari Suatu Proses secara Cepat
Untuk mencari PID pada proses-proses yang sedang berjalan, Anda dapat menggunakan pgrep Perintah ini akan mencari PID dari suatu proses yang sesuai dengan parameter yang telah diberikan. Misal:
Maka akan menghasilkan semua PID yang berhubungan dengan mysqld.
10. Mengubah Keterangan Waktu dari Sebuah File
akan menampilkan keterangan waktu yaitu 2008-01-01 8:00. Format waktu yang digunakan adalah (YYMMDDhhmm).


| Mei, 2012 | ||||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||


